Press "Enter" to skip to content

Mengenal 5 Wisata Sejarah Jakarta Yang Kaya Akan Pengetahuan

Brambo Leksmana 0

Jakarta merupakan ibukota negara Indonesia, banyak orang berbondong-bondong untuk datang ke kota Jakarta karena keindahan pemandangan kota dan bangunan yang besar dan megah. 

Tidak hanya bangunan yang indah, namun kota Jakarta memiliki kisah sejarah dibaliknya. Berbagai peninggalan barang bersejarah hingga bangunan yang juga memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Banyak wisatawan berdatangan untuk menikmati wisata Jakarta yang bersejarah secara langsung yang memiliki banyak nilai-nilai sejarah tinggi yang tak tergantikan. Bagi kalian yang suka dengan nilai-nilai sejarah, tempat sejarah yang satu ini wajib kalian kunjungi.

1. Monumen Nasional (Monas)

Mengenal 5 Wisata Sejarah Jakarta Yang Kaya Akan Pengetahuan

Monumen Nasional atau yang kerap disebut Monas adalah bangunan yang menjadi bersejarah di Indonesia. Monas berlokasi di Pusat kota Jakarta.

Monas menjadi yang bersejarah di Jakarta yang dimana telah menyimpan rekaman suara asli dari Presiden Soekarno saat berpidato dan membacakan Naskah Proklamasi Kemerdekaan RI.

Bangunan ini memiliki tinggi 132 meter, dibangun pada pemerintahan presiden Soekarno pada 17 Agustus 1961 dan diarsiteki oleh Frederich Silaban dan R.M. Soedarsono. Dengan ketinggian 132 meter bisa membuat kalian melihat keindahan pemandangan kota Jakarta.

2. Kota Tua

Mengenal 5 Wisata Sejarah Jakarta Yang Kaya Akan Pengetahuan

Kota tua merupakan salah satu tempat bersejarah dan objek wisata yang menarik di Jakarta. Bagi kalian yang suka berwisata, tempat yang satu ini wajib kalian kunjungi.

Kota Tua menjadi tempat wisata bersejarah dengan mengubah bangunan lama menjadi museum yang menyimpan banyak informasi sejarah kota. Kota Tua terdapat banyak museum seperti, Museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, Toko Merah.

Selain tempat sejarah, kota tua ini menyuguhi banyak wisata kuliner dari makanan tradisional hingga modern.

3. Museum Nasional Indonesia

Mengenal 5 Wisata Sejarah Jakarta Yang Kaya Akan Pengetahuan

Museum Nasional atau yang biasa disebut Museum Gajah merupakan monumen yang memiliki sejarah di dalamnya dan didirikan oleh pemerintahan kolonial Belanda tahun 1078.

Museum ini dapat menampung pengunjung kurang lebih 500 orang. museum ini memiliki sejarah Indonesia yang dimulai dari jaman prasejarah hingga masa Orde Baru.

Banyak peninggalan kuno dari masa prasejarah bisa kalian temui di museum nasional. Museum Nasional ini memiliki lebih dari 140 ribu koleksi benda sejarah, seperti arca-arca kuno, prasasti, benda kerajinan, patung-patung, dan yang lainnya.

4. Meseum Bahari

Mengenal 5 Wisata Sejarah Jakarta Yang Kaya Akan Pengetahuan

Museum Bahari terletak di Jakarta Utara. Museum ini menyimpan sejarah tentang kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang berlokasi di seberang Pelabuhan Sunda Kelapa.

Barang-barang bersejarah yang disimpan di museum ini seperti berbagai jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Selain itu juga terdapat peralatan yang digunakan oleh pelaut pada masa lalu seperti alat navigasi, jangkar, teropong, model mercusuar dan meriam.

Dulunya museum ini merupakan bangunan bekas komplek gudang untuk menyimpan rempah seperti pala, tembakau, kopra, lada, dan berbagai rempah lainnya.

5. Tugu Proklamasi

Mengenal 5 Wisata Sejarah Jakarta Yang Kaya Akan Pengetahuan

Tugu Proklamasi merupakan wisata bersejarah yang dibangun pada 1 juni 1961 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 17 Agustus 1972. Tugu ini berlokasi di Jl. Proklamasi, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Banyak para wisatawan yang datang ke tugu proklamasi ini untuk mengenang kembali masa masa proklamasi Kemerdekaan RI. Selain sebagai tempat wisata, tugu ini juga sering digunakan sebagai upacara Kemerdekaan.

Kawasan ini memiliki keberadaan yang sangat penting. Hal tersebut dikarenakan kawasan tugu merupakan tempat dimana Naskah Revolusi dibacakan.

 

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *